The Way Of The Universe

Tidak semua orang yang beruntung bisa mengalami rasa bahagia dan cinta, tidak semua orang yang beruntung bisa sukses dan kaya.

Cinta, kebahagiaan dan kekayaan hanyalah milik orang-orang yang beruntung.

Keberuntungan bagi kami adalah hal yang random, sama seperti judi, penyebab keberuntungan juga bukan karena karma baik atau perbuatan di masa lampau, murni hanya kejadian yang random dan langka dialami oleh manusia seumur hidupnya.

Namun bagi kami, kaum yang kurang beruntung dalam kehidupan, kami diberi makan oleh kekecewaan, pengkhianatan, kekerasan, tekanan, dan kebohongan. Jujur saja, hati nurani kami awalnya masih ada, namun sekarang sudah tumpul, sudah cukup dan hilang karena arogansi manusia yang hidupnya lebih beruntung dari kami.

Sejak dari lahir kami dilahirkan tidak beruntung, tidak pernah merasakan kebahagiaan, ataupun cinta, dan tidak pernah mendapatkan dukungan, yang ada hanya umpatan, caci maki, dan kekerasan.

Kebanyakan dari kami memilih untuk mengakhiri hidup dengan jalan bunuh diri, namun sebagian kecil dari kami bertahan hidup dengan semangat yang berasal dari dendam, dan kebencian, dengan sabar menunggu dan membalas untuk mengakhiri kemanusiaan yang palsu dan penuh ilusi.

Keberadaan agama dan konsep Tuhan, semakin mempertegas kebodohan dan kekerasan manusia dalam memperlakukan sesamanya dan memperlakukan alam semesta yang menjadi penopang hidup ini, banyak sekali orang yang merasa benar, dan merasa surga hanya miliknya, dan bersyukur hanya karena keberuntungan yang sesaat. Selagi kemanusiaan terkikis oleh kebodohan dan selagi alam ini rusak oleh kebodohan manusia.

Namun tidak bagi kami, kami sudah cukup lama hidup di dalam neraka, penuh siksaan, dan kekerasan, hati nurani kami sudah tumpul, kami sudah tidak percaya lagi kaum jubah suci yang berlindung di balik kebaikan, agama dan kebenaran, tapi sebenarnya suka akan sex, suka mendominasi, selalu merasa benar, suka kekerasan, dan suka melihat orang lain bodoh, mematikan logikanya. Kalian selalu saja berbuat salah tapi tidak pernah dihukum karena kalian berlindung di balik jubah suci.

Bagi kami hadirnya agama, adalah suatu bentuk perbudakan, dan suatu bentuk pemaksaan yang merampas kebebasan manusia untuk merasa bahagia, dan untuk mewujudkan surga di bumi, serta memajukan peradaban manusia melalui jalan penelitian, pendidikan dan ilmu pengetahuan.

Kami sudah sadar, bebas berpikir dari konsep keagamaan dan ketuhanan, kami membaca banyak buku dan bukan hanya satu buku.

Yang kami rasa adalah, manusia yang bodoh seharusnya di akhiri kehidupannya, dan tidak dihargai pendapatnya, mereka hanya bisa diperalat untuk menghancurkan dunia dan kemanusiaan.

Selagi manusia bodoh dipelihara, dunia akan hancur bukan karena perbuatan iblis yang penuh fiksi.
Dunia ini hancur karena kebodohan manusia, perduli pada harta, perduli pada agama, namun mengabaikan alam ini.

Di lain sisi, alam semakin rusak, keberadaan makanan, air dan udara yang layak dikonsumsi semakin menipis persediaannya.

Kanker dan superbug hadir untuk memusnahkan manusia

Bagi kalian kaum jubah suci, ilmu pengetahuan, pendidikan, dan penelitian, adalah iblis, Agama yang kalian pegang itu adalah produk masa lalu, Anti virus yang tidak pernah di update, itulah agama, sudah tidak kontekstual dengan perkembangan zaman, dan dipaksakan untuk sesuai dengan perubahan zaman yang semakin cepat.

No comments:

Post a Comment