Dengan tehnik ini, kamu bisa menghasilkan uang di saat krisis dalam waktu cepat

Ketika saya menulis artikel ini, jelas saja pikiran saya kosong-sekosong kosongnya, pekerjaan saya yang sebenarnya adalah seorang penulis, ilmuwan dan seniman sangat membutuhkan inspirasi dan motivasi untuk bisa berkarya, dan seringkali inspirasi tersebut terkesan menghilang. Seringkali saya terjebak dalam ruang kekosongan dan kebutuhan akan motivasi, semangat dan ide untuk berkarya.

Namun saya melupakan bahwa di dalam kekosongan tersebut apabila kita menuliskan secara detail kondisi kekosongan tersebut, maka akan menjadi suatu karya, dan nampaknya prinsip kosong adalah isi, isi adalah kosong berlaku secara kontekstual tentang ide, inspirasi dan motivasi.

Sebagai seorang manusia biasa dan sebagai seorang suami, seringkali kita membutuhkan semangat atau motivasi dalam berkarya, namun pada kenyataannya belum tentu dalam kehidupan berkeluarga kita bisa mendapatkan motivasi dan semangat tersebut dari pasangan atau dari keluarga kita, kebanyakan yang terjadi adalah demotivasi, halang rintang,l dan argumen yang mematahkan semangat.

Seberapa besarnyakah kita harus bergantung sama rasa kebutuhan akan materi, cinta, kasih sayang, kekuasaan, sex dan kebahagiaan?
Padahal semua hal tersebut adalah suatu kondisi yang sementara dan tidak abadi, yang bisa dibilang adalah ilusi, namun sayangnya hal-hal tersebut kita butuhkan untuk bisa bertahan hidup di tengah masyarakat yang kebanyakan tidak cerdas dan emosional.

Seringkali solusi dalam masalah-masalah yang saya alami dalam kehidupan ini adalah melepaskan, dan memilih tidak memikirkan atau mengejar berlebihan
Apabila anda mengejar cinta dan cinta itu bertepuk sebelah tangan, lebih baik move on, buka hati ke orang yang baru, dan memulai perkenalan dengan orang baru.
Apabila anda mengejar materi, dan menemukan banyak kegagalan, dan pada akhirnya anda berenang dalam lautan hutang, sudah saatnya anda istirahat sejenak, melepaskan semuanya, dan hidup dari nol lagi, dan pelan-pelan berusaha mencari kebahagiaan yang kecil-kecil yang bisa dirasakan tanpa adanya unsur materi

Namun untuk bisa ikhlas, dan move on, ini adalah suatu bentuk kecerdasan, dimana ketidak mampuan untuk bisa move on dan ikhlas tidak dimiliki oleh kebanyakan orang, hal ini bisa terjadi karena faktor lingkungan dan faktor trauma psikologis di masa lampau. Kehilangan kemampuan untuk melepaskan, ikhlas, dan move on adalah salah satu skill yang kebanyakan saya lihat ada pada orang yang kaya, sukses dan bahagia. Kebanyakan dari mereka memulai dari minus, mereka memulai dari titik nadir mereka, mereka berjuang secara mati-matian dalam usaha, namun ikhlas dalam hati.

Memang sulit, memang tidak mudah

Oleh karena itulah orang yang kaya, sukses dan bahagia, sangat sedikit jumlahnya, sedangkan yang banyak adalah orang bodoh, emosional yang bisanya menghancurkan.

Namun kondisi bodoh, emosional, menghancurkan, adalah suatu fase dalam kehidupan yang pasti kita semua alami, tergantung dari dalam diri kita, mau move on atau bertindak, kebanyakan dari populasi memilih tidak bertindak karena merasakan adanya konsekuensi atas tindakan mereka atau yang bisa dibilang resiko atas tindakan-tindakan yang mereka ambil.

Kebanyakan orang yang bisa kaya, sukses dan bahagia, mereka semua mempunyai temperamen yang tenang, mereka mampu memanage resiko dengan baik, sehingga mereka berani mengambil resiko yang besar, Risk Management adalah kunci perpindahan menuju kondisi yang lebih baik.

Seumur hidup saya, saya selalu mengambil usaha yang mempunyai resiko terbesar dan yang mempunyai reward terbesar, kebanyakan gagal dan saya harus bisa menerima konsekuensi dari kegagalan tersebut, namun semua yang terjadi sudah saya perhitungkan dengan matang-matang, apa yang harus kita lakukan ketika kita gagal dan hancur, kembali lagi, kosong adalah isi, isi adalah kosong, seringkali solusinya adalah kita pasrah dan ikhlas dalam hati, senantiasa fisik ini terus berjuang tanpa kenal lelah.

Hal ini saya sebut kontradiksi dimana kita harus berjuang sekeras mungkin, didalam hati kita harus bisa tulus dan ikhlas, serta selalu siap menerima hasilnya.

Pada intinya, semua yang terjadi di rekening kita, apabila rekening kita nol, itu adalah ilusi, dimana kita tidak mempunyai apa-apa untuk bisa ditukar dengan uang, marilah kita mulai menyadarkan diri sendiri, kita mulai move on, kita mulai bertindak, kita mulai berjuang, tapi kali ini kita berjuang tanpa semangat, kita berjuang tanpa motivasi.

Ibarat kata, kita adalah mobil yang bisa berjalan tanpa bensin, apakah mungkin?

Karena ketamakan, keserakahan orang Arab menjual bensin, kita melupakan pelajaran fisika, dimana energy tidak bisa diciptakan dan tidak bisa hilang, energy adalah konversi, dia hanya berubah wujud. Gerak bisa menjadi energy, energy menggerakan benda, mobil yang bergerak padahal apabila gerakan rodanya dimanfaatkan untuk menghasilkan energy listrik, sudah pasti mobil tersebut tidak membutuhkan bahan bakar.

Ketamakan, keserakahan, tidak bisa move on, tidak mau bertindak, emosional, adalah suatu bentuk kebodohan-kebodohan manusia.

Apabila kita mampu bergerak dan bertindak tanpa alasan apapun, tanpa semangat, tanpa cinta, dan tanpa kebahagiaan, kita hanya bertindak dan bertindak, kita adalah seorang manusia yang menyatu dengan alam semesta, alam semesta ini infinity, tanpa batas, alam semesta ini adalah siklus.

Pencapaian tertinggi saya dalam hal melakukan sesuatu adalah tidak membutuhkan bahan bakar untuk bisa bergerak, tidak membutuhkan energy ilusi untuk bisa bergerak, yang saya lakukan hanyalah berjuang dan bertindak. Tanpa semangat, tanpa cinta, tanpa impian.

Itu baru luar biasa

No comments:

Post a Comment